Peran Manajemen Sumber Daya Manusia
hai, hai, udah lama gak post nih. hheee kalo biasanya saya ngepost cerpen gak tau kenapa lagi pengen post yang bermanfaat. ok, ini ada bahasan tentang manajemen dari hasil diskusi bersama di kampus... semoga bermanfaat :D
Peran Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi
Oleh: Ledia Dziyan
Sumber daya manusia merupakan salah
satu potensi alami yang di berikan Sang Pencipta kepada umatnya agar mereka
dapat berpikir dan menjalankan kehidupan dengan baik. Sumber daya manusia pun
memiliki peranan besar terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di dunia ini.
Baik dalam segi sosial, politik, budaya, seni, ilmu pengetahuan serta ekonomi. Peranan
sumber daya manusia dalam kehidupan ini sangat diperhatikan seperti dari segi
perilaku dan potensi yang dimiliki manusia tersebut hingga dampak positif dan negatifnya
dalam peradaban ini.
Pentingnya peranan sumber daya
manusia sangat disadari oleh semua kalangan, salah satunya pemanfaatan sumber
daya manusia oleh setiap organisasi yang bertujuan untuk mengelola suatu tugas
organisasi tersebut agar mencapai tujuan yang di inginkan. Seperti yang kita
ketahui potensi yang dimiliki manusia ini merupakan aset yang sangat berharga
untuk setiap organisasi sehingga membuat beberapa orang seperti para ilmuan
sudah merumuskan tentang cara-cara mengatur dan mengelola sumber daya yang
dimiliki oleh manusia dalam sebuah ilmu, yaitu manajemen sumber daya manusia.
Jika membahas tentang manajemen
sumber daya manusia, terlebih dahulu kita harus mengetahui definisi manajemen
sumber daya manusia itu sendiri. Dalam hal ini, saya akan mengutif beberapa
definisi manajemen sumber daya manusia dari para ahli.
Menurut Mondy (2008), Manajemen Sumber Daya Manusia adalah
pemanfaatan individu untuk mencapai tujuan organisasi. Sedangkan menurut Edwin B. Flippo Manajemen Sumber Daya Manusia
adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan
kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi,
pengintegrasian, pemeliharaan, dan pelepasan sumber daya manusia agar
tercapainya berbagai tujuan individu dan masyarakat.
Dari dua definisi
tersebut, dapat disimpulkan bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu
ilmu yang merencanakan, mengelola setiap individu dalam sebuah organisasi
sehingga individu tersebut dapat membantu dalam hal mencapai tujuan organisasi.
Dari pengertian Edwin B. Flipo pun sangat jelas digambarkan bahwa manajemen
sumber daya manusia tidak hanya bertujuan untuk memanfaatkan setiap individu
namun manajemen sumber daya manusia pun haruslah dapat menjaga dan
menguntungkan setiap individu yang terikat dengan organisasi tersebut dengan
memberikan rasa aman dan kenyamanan baik dalam hal psikologi dan lingkungan.
Seperti setiap organisasi haruslah memberikan jaminan kompensasi yang sebanding
dengan kinerja yang diberikan oleh setiap individu. Hal ini membuktikan bahwa
manajemen sumber daya manusia merupakan suatu rujukan ilmu yang dapat membantu
agar mengetahui cara mengelola setiap individu yang baik di dalam organisasi.
Untuk dapat
mencapai suatu tujuan organisasi tidak dapat dicapai hanya dengan melihat satu
faktor yaitu faktor SDM nya saja. Jika kita ingin organisasi kita dapat
berjalan dengan baik, hal yang pertama harus dilakukan adalah mengenal ruang
lingkup organisasi tersebut. Agar tidak terjadi kesalahan dalam pemahaman
mengenai organisasi, sebaiknya kita tinjau pengertian organisasi menurut para ahli.
Menurut Stoner, organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang
melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama. Sedangkan
menutut W.J.S Poerwadarminta dalam kamus umum bahasa Indonesia, organisasi
adalah susunan dan aturan dari berbagai-bagai bagian (orang dsd) sehingga
merupakan kesatuan yang teratur.
Pada kenyataannya,
dalam menjalankan sebuah organisasi tidaklah selalu berjalan dengan mulus,
terkadang bisa seperti jalanan yang berliku dengan hiasan beberapa batu dan kerikil.
Dalam hal ini para manager haruslah mengetahui tantangan-tangan apa saja yang
biasanya muncul dalam organisasi. Dalam web sonnynewmoon.blogspot.com,
tantangan-tantangan organisasi dibagi menjadi empat kategori, yaitu: (1)
tuntutan-tuntutan serikat buruh, yaitu sekumpulan para pekerja yang memberikan
tekanan-tekanan pada perusahaan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan tuntutan
mereka. (2) penyediaan sistem informasi kepegawaian, yaitu tantangan dalam
mencari informasi tentang kepegawaian. (3) tuntutan budaya organisasi, yaitu suatu
budaya atau kebiasaan di dalam suatu organisasi yang menyebabkan organisasi
tersebut sulit untuk menerima masukan dari luar. Contohnya, jika dalam
organisasi tersebut selalu menuliskan laporan hasil rapat dalam sebuah buku,
jika ada cara yang lebih efektif misalnya diketik dengan menggunakan bantuan
komputer maka orang yang ada dalam organisasi tersebut akan merasa kesulitan
dan tidak mau mengikuti perkembangan jaman (4) sruktur organisasi.
Selain
tantangan-tantangan yang disebutkan tadi, dalam prakteknya masalah yang sering
dijumpai ketika berorganisasi adalah bagaimana cara menanggapi ego dari
masing-masing anggota organisasi tersebut. Misalnya terkait pada kasus dalam
sebuah lembaga tertentu beredar sebuah kabar bahwa bawahan bisa menjadi tidak
sopan atau tidak mengikuti aturan yang dibuat oleh atasannya dikarenakan sebuah
gelar yang lebih tinggi. Pada masalah ini, cara penyelesaiannya menurut
beberapa orang mahasiswa manajemen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dapat berupa,
(1) pendekatan perilaku, yaitu atasan haruslah melakukan pendekatan secara
karakter kepada bawahannya dengan memberikan beberapa pengertian secara halus
terkait masalah tersebut. (2) melakukan hubungan komunikasi secara lebih
prefentif dan intens, yaitu atasan haruslah mempunyai sikap yang menyenangkan
terhadap bawahan seperti melakukan komunikasi yang tidak hanya bersifat formal
saja namun dapat saling berkomunikasi seperti membicarakan tentang ketertarikan
karyawan terhadap sesuatu atau hobi. (3) atasan mempunyai hak perogatif untuk
memutuskan dan juga dapat mencoba memotivasi karyawannya agar mau mengikuti
aturan yang telah dibuat olehnya. (4) meningkatkan power baik secara internal
maupun eksternal. Seperti menerapkan sikap yang berwibawa dan tegas dalam
memutuskan sesuatu. Dalam pemecahan masalah yang dihadapi organisasi tersebut
hakikatnya bersumber dari perilaku pemimpinnya. Maka dapat dimaknai bahwa
seorang pemimpin dalam organisasi merupakan tonggak keberhasilan organisasi
dalam mencapai tujuannya.
Masalah-masalah
yang muncul dalam setiap organisasi akan berbeda-beda baik dari segi
konfliknya, waktunya, dan tingkatannya. Namun dalam setiap masalah yang ada
akan menemukan pemecahannya tersendiri karena di dalam sebuah organisasi banyak
terdapat orang-orang yang mempunyai berbagai pemikiran dan ide-ide yang
keratif. Namun agar masalah-masalah tersebut dapat di atasi dengan cepat perlu
sumber daya manusia yang kompeten dan organisasi pun perlu menerapkan cara-cara
yang efektif dalam mengelola anggotanya.
Denagan adanya
Manajemen Sumber Daya Manusia yang diterapkan secara benar di dalam sebuah
organisasi dapat menjadi solusi untuk mencegah terjadinya masalah-masalah yang
timbul. Hal ini tentunya dapat disesuaikan dengan perkembanagn jaman, dan akan
terus berkembang sesuai dengan kebutuhannya.


Komentar
Posting Komentar