NOL
Lihat
pada almanak, tanggal berapa sekarang
Bukankah
setiap hari detik bergerak
Langit
masih tetap biru dan terkadang ada kawanan burung yang melintas diatasnya.
Meninggalkan
sarang, meninggalkan yang ada untuk mencari yang lebih ada.
Semua
terus bergerak, melesat dengan cepat tanpa peduli yang lebam.
Sore
ini sembuarat langit kembali menggila, menyemburkan kilauan jingganya membuat
siapa saja yang melihat merasa iri.
Dan
aku, hanya duduk di kursi pojok,
Memasukan
benang dan jarum untuk menyulam apa saja yang robek, atau menambal yang usang
dengan sepotong kain perca bukannya kain sutra.
Di
sisi lain, berang-berang terus mengumpulkan kayu untuk membuat rumah agar tak
kedinginan
Tupai-tupai
mengumpulkan makanan
Orang-orang
bekerja keras
Saling
sikut menyikut sambil mendadani tubuhnya dengan segala hal yang berkilauan.
Lalu
sekali lagi aku duduk di pojok,
Kali
ini sambil menatap jam dinding yang terus berdetak,
Mengingat
hari-hari lalu seperti kumpulan kresek hitam bekas gorengan yang harus ku buang
atau mungkin bisa di daur ulang. .
Dan
hey ! ada seekor beruang yang sedang hibernasi.
Tidur
dengan tenang dan mengabaikan indahnya bunga salju yang menempel di dahan
pohon.
Ledia Dziyan,
Bandung, Maret 2017



:D
BalasHapus