Tamu Istimewa
(Ilustrasi gambar: internet)
Entah kau datang sebagai siapa;
Tamu kah ? Atau orang yang akan mencoba menetap pada rumah tua ini.
Menawarkan segala jenis yang manis,
Hingga hidangan penutup tak lagi menggoda.
Rumahku sekarang hangat.
Tak perlu mencari kayu bakar lagi untuk membuat perapian
Hanya tinggal duduk manis dan mendapat kabar saja sudah jadi kepanasan
Meramu rindu yang kian memuncak
Aku selalu suka dengan gaya mu yang tak pernah dibuat-buat
Mengalir begitu saja membawa tawa pada halaman yang tadinya akan mengering
Hingga suatu pagi ku lihat kuncup-kuncup bunga yang bersemi siap merekah
Semoga semuanya bisa terus mekar bukannya layu terpotong hati yang patah
Aku selalu suka semua cara mu
Entah itu sedang bicara atau hanya diam
Aku selalu suka mengobrol dengan mu
Walau sekedar saling menyapa kemudian berlalu dan datang dengan tak terduga
Aku selalu suka melihat semua tentang mu
Hanya sekilas gambar hitam pun bisa membuat ku, meloncat dengan riang
Dan sepertinya,
Aku suka kamu ! si pembuat onar yang akhirnya jadi candu rindu.
Ledia,
Rancaekek, 23 Oktober 2017



Komentar
Posting Komentar