Hujan dan Cerita
![]() |
| sumber gambar : pinterest. |
Ini hujan ke dua di daerah rumahku. Bau tanah kembali menyeruak masuk, ditemani secangkir teh, aku menikmati hujan sambil duduk di teras depan rumah. Rasanya selalu menyenangkan bisa mendengar suara gemericik air mengalir, deras dan membahasi apa yang ada di bumi. Alhamdulillah, hujan yang ditunggu akhirnya datang juga. Namun jika membicarakan tentang musim hujan akan banyak cerita manis dan duka di musim ini. Kupandangi sekitar halaman rumahku, rasanya waktu begitu cepat berlalu, seperti waktu jeda sholat ashar ke sholat magrib.
Ah, anak kecil, menyenangkan sekali rasanya jika bisa kembali ke masa-masa sekolah. Hanya pusing oleh itungan matematika. Resah oleh debaran jika ada ulangan dadakan. Belum mengenal jauh kehidupan yang ternyata begitu keras dan kadang membuat ingin menyerah. Pada mimpi yang kurangkai dibangku sekolah, dengan dibumbui banyak gula dan cokelat. Aku berharap jalan hidupku semanis eskrim.
Tapi ya tapi begitu proses kadang menjatuhkan dan membuat tangis. Belum lagi tentang si merah jambu. Hehe. Telat memang pada usia 23 baru aku tertarik pada satu pria, dia cuek. Seperti hitam dan putih. Hidup kami tak ada selarasnya. Namun aku baru menyadari bahwa rasa cinta tak memandang apapun, sekeras aku menolaknya, memaksa lupa, memaksa tak ingin jatuh justru aku lebih jatuh padanya. . .
Lucu memang, ada rasa takut kehilangan padah dia adalah milik Tuhan.
Hujan di sore hari jadi banyak kenangan yang ingin aku tulis...
.jpeg)


Komentar
Posting Komentar