yapping di akhir tahun 2025
Pagi ditanggal 31 Desember 2025, sehabis mandi kembali kupakai lagi baju tidurku. Pagi ini terasa sendu, sekitar pukul 09.45 WIB sudah turun hujan seolah menegaskan untuk diam di rumah. Hmm.. sepertinya enak jika yapping sambil ditemani kopi favoritku. Namun sayangnya tak ada kopi maupun matcha yang ada hanya kilas balik kenangan di tahun ini.
Bagiku 2025 bukan tahun terburuk namun bukan pula tahun paling indah, banyak pencapaian yang dibayar oleh luka dan kecewa. Ditahun ini aku belajar untuk menahan diri dan memandang dari sudut orang lain. Meragukan diri sendiri adalah hal paling menyiksa sepanjang tahun ini. Apa aku begitu jahat? atau terlihat egois?. Pertanyaan paling sering aku lontarkan.
tapi lagi-lagi Tuhan selalu bersamaku dalam wujud orang-orang yang aku sayangi. Tangannya mengusapku sambil berkata; "ukuran sepatu saja berbeda, apalagi perasaan hubungan antar manusia". Ditahun ini aku bersyukur masih dipegang erat oleh orang-orang baik yang Tuhan kirimkan.
Ditahun ini pula gelar ku akhirnya bertambah, Alhamdulillah resmi SE, Gr. Akhirnya aku merasa sedikit lega ketika harus dihadapkan dengan urusan pekerjaan.
Dan menjawab ketakutan dulu menghadapi tahun 2025, heyy aku masih hidup ternyata sampai penghujung tahun. Ternyata tidak begitu menakutkan, bisa dilewati dengan banyak tawa dan cinta (masyaAllah tabarakallah) sungguh Tuhan Maha Penyanyang, aku yang kerdil ini masih dipeluk-Nya.
Meskipun merasa sedang dikejar usia, tapi saya tetap banyak mencoba makanan baru, banyak mengunjungi warung-warung kopi. Bahkan ditahun ini memberanikan diri terbuka kepada seseorang. Pencapaian yang paling membahagiakan.
Saya tetap menyukai makanan manis, drama-drama korea dan sedikit novel fiksi sejarah. Aku rasa hal-hal kesukaanku tidak banyak berubah. Hanya saja mungkin jadi lebih sedikit pendiam dan menjadi si pengamat.
Halo 2025, terima kasih telah membuat seorang Ledia tumbuh menjadi dewasa. Akhirnya aku mencintai takdirku :)



Komentar
Posting Komentar