SEPATAH, Patah.

 
(Ilustrasi gambar: Internet)

Masih boleh kan aku ingin berbagi isi hatiku kepada mu.
Halo,  aku selalu berharap kamu sedang tertawa lepas di luar sana. Ada kabar atau pun tidak, memang sejak awal aku sudah membatasi diri agar tidak terlalu menaruh harapan yang tinggi. Bahkan untuk sekedar ingin bercerita tentang perjalanan buruk yang kutemui di setiap harinya pun, aku selalu berpikir berulang kali karena takut menganggu waktu penting mu. Entah aku yang bodoh, atau memang ini sudah jalan yang diberikan-Nya.Tapi memang dari awal aku hanya ingin menempatkan diriku sebagai rumah saja, karena aku yakin semua orang pasti akan senang jika ada yang masih mau merangkul walaupun orang itu tau seburuk apa tentang dirimu. Cukup seperti itu saja niat ku pada awalnya. Dan akan ku ulangi lagi, aku tidak ingin menghakimi siapa pun. Terkait tentang perasaan ku yang belum memudar kepada mu, biarlah ini menjadi urusan ku. Kamu tak perlu khawatir atau takut karena tak bisa membalas. Cukup bahagiakan saja diri mu. Lakukan apa yang kau mau, aku akan ikut berdoa semoga kemauan mu yang sekarang selalu bisa mendapat Ridho Nya.

Ledia,
Pada akhir November dan akhir dari segalanya.

Komentar

Postingan Populer