Ruang Obrolan

 

Hubungan manusia itu banyak teka-tekinya ya. Ku kira yang putih akan selalu putih begitupun dengan warna lainnya. Ternyata banyak hal yang perlu disiapkan, kanvas yang luas dan ruang sabar tanpa batas. 

Meyakiti dan disakitu pun termasuk dua hal yang sama. Akan selalu ada pihak yang merasa menjadi korban dan tidak akan ada yang mau menjadi si pelaku. Tapi dua-duanya punya rasa yang sama "tersakiti".

Aku meracau lagi; menjadi tentang si paling sakit karena hubungan manusia. Sebenci apa perasaanmu?. Ku rasa aku pun sama. Rasa sakit yang kutumpahkan di atas sajadah. Mengadu pada-Nya jika pendosa ini ternyata bisa kecewa dan ingin didekap saja oleh-Nya. 

Tuhan ku

Ternyata, memilah dan memilih itu perlu. Begitu pun dengan menahan diri dan menutup hati.

​Tidak semua orang bisa dianggap teman hanya karena percakapan berlangsung lebih dari satu malam. Nyatanya, ada yang hanya menjadikan kopi dan kata-kata sebagai "kerikil" pengusir sepi—yang setelahnya hanya diinjak dan ditinggalkan begitu saja.

Ah, aku. Lagi-lagi kecewa dengan penilaian yang terlalu dini.

Komentar

Postingan Populer